Cerita Saya Belajar Menulis

by - Maret 03, 2021

Berawal dari anak-anakku yang semangat untuk belajar menulis. Saya pun terpacu untuk belajar menulis juga. MasyaaAllah ternyata menulis itu butuh konsentrasi dan tekad yang kuat. Anak pertamaku sudah mahir bermain di blog. Bloq saya pun jadi sasaran dia untuk eksperimen, kalau sudah tertarik mah semua dicoba. Setelah kakak hanif try dan error untuk ngoprek blognya, dia tulis semua apa yang pernah dia coba dalam bentuk tutorial. Amazing sekelas anak kelas 6 sd sudah tertarik dengan IT yang berkaitan dengan blog. Jangan lupa mampir ke blog my son  ya....link: hanifmuchtar.com


Saya aktif di blog karena tuntutan profesiku sebagai seorang guru. Dimasa pandemi covid-19 ini seorang guru dituntut untuk bisa menulis di blog. Tulisannya bisa apa aja, terutama tulisan yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang berlangsung secara online. Blog ini sebagai salah satu media pembelajaran yang bisa diakses oleh siswa ketika mencari materi pembelajaran. 


Sampai saat ini saya juga belum secara rutin menulis di blog. Hanya satu dua kali saja materi yang saya share di blog ini. Anak laki-lakiku selalu mengompori untuk menulis di blog ini, "Ayo umi diisi blognya". Saya hanya menanggapi dengan senyuman dan berkelakar,"nanti dulu kak umi masih sibuk." Begitulah kakak hanif selalu mengingatkanku untuk menulis.


Motivasi untuk menulispun saya dapat dari kepala sekolah SDIT Darul Maza Bunda Hj. Rince Wiki Utami, S. Th. I, M. Pd. MasyaaAllah ditengah kesibukan beliau yang luar biasa masih mau belajar menulis di blog dan menelurkan hasil karyanya dalam bentuk buku. Proud of you Bunda, semoga diri ini bisa mengikuti jejakmu. Jangan lupa mampir juga ya di blog beliau, link:   https://gupres2020.blogspot.com/2021/02/wisuda-sekolah-diary-februari-2021-hari.html  


Saat ini saya juga sedang mengikuti pelatihan menulis lewat Whatsapp namanya KMK batch 12, kepanjangan dari Kelas Menulis Kreatif Edwrite 12. Dikelas ini kita belajar bagaimana cara menulis sebuah cerita baik fiksi maupun nonfiksi. Setiap hari kita ditantang untuk menulis 3 halaman word. Bagi saya itu perjuangan banget bisa menulis 3 halaman dalam satu hari dengan aktifitas berjibun. 


Pertama-tama kita dituntun untuk menulis keinginan menulis apa, konsekuensinya jika tidak berhasil menulis sehari 3 halaman. Kedua membuat kerangka menulis seperti judul, bab 1 tentang apa...bab2 tentang... terus sampai apa yang diinginkan. Ketiga menulis apa saja yang ada dalam pikiran, jangan dibaca ulang dan diedit terus saja menulis, seakan-akan besok adalah deadlinenya. 


Begitulah tips yang saya dapat semoga bisa juga diterapkan oleh teman-teman. Keep fighting to learn about writed.  Berkutnya saya akan menuliskan tentang belajar saya di KMK batch 12, dari awal sampai akhir. See you next my write

You May Also Like

1 Komentar

  1. Masya Allah, semoga bisa menjadi patner menulis yang bisa saling support dan menguatkan.

    BalasHapus